Sigi

Isi Surat Bupati Sigi untuk Menteri PU Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta

sekitarpalu
346k views
Bagikan berita Bantu sebarkan informasi ini kepada pembaca lainnya.

Surat Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, Mohamad Rizal Intjenae, yang ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk meminta bantuan penanganan Jembatan Rahmat-Palolo atau Jembatan Rahmat 1, justru ditemukan menjadi bungkus nasi pecel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.


Dokumen tersebut masih dalam kondisi lengkap dengan cap basah, paraf, serta tanda tangan basah. Dokumen itu ditemukan oleh Bernardinus Steven Damai Satyadarma setelah membeli nasi pecel dari pedagang di sebelah kantornya di Jalan Rasuna Said.

Steven kemudian memotret dokumen tersebut dan mengunggahnya melalui akun Threads @stevendamai. 

Isi Surat

Dokumen yang ditemukan Steven merupakan surat Bupati Sigi kepada Menteri PU terkait permintaan bantuan untuk penanganan Jembatan Rahmat-Palolo.

Steven mengaku khawatir permintaan anggaran yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sigi tidak terealisasi. “ Infonya mereka masih followup terkait anggaran. Saya khawatir apabila warga Sigi gagal mendapat anggaran tersebut," kata Steven saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (2/10/2026).

Steven mengaku khawatir permintaan anggaran yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sigi tidak terealisasi. “ Infonya mereka masih followup terkait anggaran. Saya khawatir apabila warga Sigi gagal mendapat anggaran tersebut," kata Steven saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (2/10/2026).

Jadi bungkus nasi pecel

Steven juga memastikan dokumen yang ditemukan sebagai bungkus nasi pecel tersebut merupakan dokumen asli. Baca juga: Kala Surat Resmi Bupati Sigi Soal Jembatan Berakhir Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta “Iya benar foto ini asli oleh saya. 

Dokumen asli buktinya ada di meja kantor saya,” ujar Steven. Jadi bungkus nasi pecel Steven mengaku menemukan dokumen tersebut saat membeli nasi pecel dari pedagang yang berada di sebelah kantornya. Dokumen itu kemudian ia foto pada Kamis (1/10/2026) pukul 08.34 WIB.

Melalui unggahannya, Steven mempertanyakan bagaimana dokumen resmi dengan tanda tangan dan cap basah bisa sampai digunakan sebagai pembungkus makanan. 

“Serius bertanya dengan lemah lembut buat temen2 yg kerja di Pemerintahan, kalian tuh di kantor gapunya alat yang namanya Paper Shredder kahh?? Bisa-bisanya dokumen asli cap basah, paraf dan tandatangan basah sampe ke tangan rakyat jelata ini buat bungkus nasi pecel di Jakarta. Sekali lagi, BUAT BUNGKUS PECEL,” tulis Steven dalam unggahannya.

Bupati Sigi kaget

Temuan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae. Rizal mengaku tidak mengetahui bagaimana dokumen tersebut bisa sampai menjadi bungkus nasi pecel. 

REDAKSI SEKITAR PALU
Ruang pembaca

Komentar (0)

Belum ada komentar Jadilah pembaca pertama yang memberikan tanggapan.