Ia mencontohkan potensi wisata dan kerajinan tenun sarung Donggala yang dapat dikembangkan melalui pendampingan masyarakat, peningkatan kualitas produk, dan promosi. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat membantu mengoptimalkan potensi lokal menjadi kegiatan ekonomi produktif yang berdampak pada kesejahteraan warga.
Menurut Anwar, kajian langsung di lapangan diperlukan agar perencanaan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Sepanjang tidak ada tim ahli yang melakukan needs assessment kepada masyarakat, perencanaan kita berisiko tidak mencapai hasil yang diharapkan,” ujarnya.
Penjajakan kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis bersama dinas terkait dan Bappeda. Pembahasan tersebut mencakup penyusunan program percontohan, penentuan sasaran peserta, pembiayaan, serta mekanisme pelaksanaan.
Kolaborasi yang dijajaki Pemprov Sulteng dan MNC University diharapkan dapat mendukung Program Berani Cerdas melalui perluasan akses pendidikan, peningkatan kualitas SDM, dan pengembangan potensi desa secara berkelanjutan. ***
Komentar (0)
Masuk atau buat akun pengunjung terlebih dahulu untuk menulis komentar.