Sulteng

Deklarasi Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Digelar, Gubernur Anwar Hafid: UMKM Sulteng Harus Berani Tembus Pasar Global

sekitarpalu
235k views
Bagikan berita Bantu sebarkan informasi ini kepada pembaca lainnya.

“Kita akan melatih bagaimana standar produk itu diterima di luar, bagaimana cara mengakses pasar global, dan bagaimana cara mengakses permodalan,” ujar Karding.

Program tersebut juga akan diarahkan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan dari masing-masing kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Selain durian dan sarang burung walet, sejumlah komoditas seperti ikan, kelapa, kakao, dan komoditas potensial lainnya akan dipetakan untuk dikembangkan sebagai produk ekspor.

Anwar menyambut baik rencana pembentukan Klinik Ekspor tersebut. Menurutnya, program itu dapat menjadi instrumen untuk menghubungkan potensi komoditas daerah dengan pasar internasional.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga akan mendorong pengembangan komoditas berdasarkan potensi masing-masing kabupaten dan kota.

Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, misalnya, memiliki potensi besar pada komoditas durian. Sementara daerah lainnya memiliki keunggulan pada kelapa, kakao, perikanan, sarang burung walet, dan komoditas lainnya.

“Semua bupati yang hadir punya potensi masing-masing,” kata Karding dalam kesempatan tersebut.

Pendekatan berbasis klaster daerah tersebut diharapkan dapat membuat pengembangan ekspor lebih terarah, mulai dari produksi, standardisasi, pembiayaan, pengemasan, logistik hingga akses pasar.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Anwar mendorong pelaku UMKM Sulawesi Tengah untuk semakin berani memanfaatkan peluang pasar internasional.

“Kita mau Sulawesi Tengah ini terkenal. Bukan cuma di nasional, tapi di internasional,” tegas Anwar.

Deklarasi Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem ekspor dari Sulawesi Tengah. ***

REDAKSI SEKITAR PALU
Ruang pembaca

Komentar (0)

Belum ada komentar Jadilah pembaca pertama yang memberikan tanggapan.