Menuju Fornas 2027, Ketum KONI Sulteng Dampingi Gubernur Tinjau Lokasi Paralayang Bukit Salena

PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sarana olahraga sekaligus penguatan sektor pariwisata daerah. Hal tersebut ditandai dengan peninjauan langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, ke lokasi landasan pacu paralayang baru di Bukit Salena, Kota Palu, Sabtu (10/01/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Anwar Hafid didampingi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq. Keduanya melihat langsung kesiapan titik landasan pacu yang kini berada sekitar 200 meter lebih tinggi dibandingkan lokasi sebelumnya.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa lokasi baru Paralayang Bukit Salena dinilai lebih representatif dan memiliki potensi besar untuk mendukung pembinaan atlet olahraga dirgantara, khususnya paralayang.

“Hari ini saya meninjau langsung landasan pacu paralayang di Bukit Salena. Lokasinya lebih tinggi dan sangat potensial untuk pengembangan atlet ke depan,” ujar Anwar Hafid.

Ia menegaskan, pengembangan fasilitas paralayang ini tidak hanya ditujukan untuk mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan Sulawesi Tengah dalam menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Tahun 2027.

“Pembangunan sarana olahraga yang layak merupakan komitmen kami, sekaligus sebagai bagian dari persiapan menuju Fornas 2027,” jelasnya.

Menurut Gubernur, Bukit Salena memiliki nilai strategis karena didukung kontur alam yang ideal serta panorama Kota Palu dan sekitarnya yang indah. Potensi tersebut dinilai mampu menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata olahraga unggulan.

“Dari ketinggian ini kita bisa melihat keindahan Palu dan alam Sulawesi Tengah. Harapannya, Bukit Salena tidak hanya melahirkan atlet paralayang berprestasi, tetapi juga menjadi ruang baru bagi masyarakat dan wisatawan,” ungkapnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, KONI, komunitas olahraga, serta masyarakat sekitar agar pengembangan Paralayang Bukit Salena dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menyambut baik perhatian dan dukungan Gubernur terhadap pengembangan olahraga paralayang. Menurutnya, fasilitas yang memadai merupakan faktor penting dalam menciptakan atlet-atlet unggulan daerah.

Selain mendorong prestasi olahraga, keberadaan Paralayang Bukit Salena diharapkan mampu memperkuat promosi pariwisata Sulawesi Tengah dan menjadi bagian dari destinasi unggulan #VisitSulteng, dengan konsep wisata berbasis alam dan olahraga ekstrem.

“Pengembangan ini sangat strategis, karena selain membina atlet muda Sulawesi Tengah, juga berkontribusi langsung pada kemajuan pariwisata daerah,” pungkas Anwar Hafid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup